BERTAHUN-TAHUN TAK KUNJUNG TEREALISASI , PEMERINTAH DESA MURUNG TA'AL KEMBALI USULKAN PEMBANGUNAN JEMBATAN
- Feb 11, 2026
- DESA MURUNG TAAL
Hidup harus direncanakan, karena Anda bukan Nabi atau kekasih Tuhan.
~ Mozart Patikawa Az-Zabidi
Kim Bravo Lima Desa Murung Ta'al, Pantai Hambawang - Pada hari Selasa, 10 Februari 2026 telah dilaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat kecamatan di Pantai Hambawang, Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), diikuti oleh 17 Desa dan 1 kelurahan.
Perwakilan desa yang hadir terdiri atas kepala desa (Pembakal), Sekretaris Desa, dan Ketua BPD. Selain dari desa terdapat perwakilan dari unsur-unsur lain seperti DPRD, perwakilan dinas se-Hulu Sungai Tengah, MUI Kecamatan LAS, Kemenag, Polsek, Danramil dan tokoh masyarakat di Kecamatan LAS. Musrenbang ini laksanakan oleh Pemerintah Kecamatan Labuan Amas Selatan bekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten HST.
Dalam Musrenbang tersebut Pemerintah Desa Murung Ta'al menyampaikan satu usulan sangat prioritas yang menjadi tumpuan harapan besar masyarakat. Usulan sangat prioritas tersebut adalah pembangunan jembatan di atas sungai Pagat Pantai Batung Murung yang mengalami kerusakan sangat parah. Jembatan saat ini berbentuk jembatan gantung dan diusulkan diganti dengan jembatan box girder baja atau box culvert. Usulan pembangunan jembatan ini sudah bertahun-tahun bahkan pada periode Pembakal yang lalu tapi belum juga membuahkan hasil.
Jembatan ini menjadi urat nadi ekonomi masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan. Tidak hanya warga Desa Murung Ta'al tapi pula masyarakat tetangga yang ada di Desa Ta'al. Jembatan ini juga menjadi rute terpendek untuk menuju Desa Hapulang Kecamatan Haruyan. Rusaknya jembatan ini sangat mengganggu jantung aktifitas warga. Mau tidak mau warga tetap harus lewat dengan penuh kehati-hatian. Namun ibarat pepatah : "Sudah dipaung-paung, terlanggar juga." Meskipun sudah berhati-hati (berusaha menghindar) dengan sangat teliti. Namun tetap saja tertimpa musibah/nasib sial. Jembatan ini sudah terlalu banyak meminta korban. Ada warga yang patah tangan, keseleo, jatuh ke sungai dan lain-lain.
Menjala aspirasi, dan sebagai wujud merasakan kesusahan masyarakatnya, Pemerintah Desa Murung Ta'al bertekad tidak akan menyerah lalu kalah, usulan pembangunan jembatan ini akan terus diusulkan, dan menjadi prioritas utama. Semoga pada musrenbang kali dapat direalisasikan.